• Product Name:

    Sony Xperia Z3+ E6533

  • Product Price:
    • Rp. 9.000.000,-
    • Rp. 7.345.400,-
  • Product Detail:
    • GSM / HSPA / LTE
    • 5.2 inches
    • Android OS, v5.0 (Lollipop)
    • Internal 32 GB
    • Quad-core 1.5 GHz
    • Ram 3 GB
  • Product Store:
    • Seller: Berry Solution
    • Store: Matahari Mall
  • Data Access:
    • Update: 11/05/2016
    • Views: 10
Camera Resolution ( In Mp )20.7 MP, 5248 х 3936 pixels, autofocus, LED flash
Screen Size ( In Inches )5.2 inches (~70.9% screen-to-body ratio)
Product WarantySony Resmi 1 Tahun
Usb PortmicroUSB v2.0 (MHL 3 TV-out), USB Host
Display FeatureSensors Accelerometer, gyro, proximity, compass, barometer Messaging SMS (threaded view), MMS, Email, IM, Push Email Browser HTML5 Java No - Fast battery charging: 60% in 30 min (Quick Charge 2.0) - ANT+ support - Active noise cancellation with dedicated mic - Xvid/MP4/H.265 player - MP3/eAAC+/WAV/Flac player - Document viewer - Photo/video editor
TypeIPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Storage Capacity ( In Gb )32GB
Ram (gb)3GB
Cpu Speed (ghz)1.5 GHz
Graphic Memory128GB
Battery TypeNon-removable Li-Ion 2930 mAh battery
ConnectivityGSM / HSPA / LTE
Screen Resolution1080 x 1920 pixels (~424 ppi pixel density)
Operation SystemAndroid OS, v5.1 (Lollipop)
Video Format2160p@30fps, 1080p@60fps, 720p@120fps, HDR
Product CountrySony Japan
Sim CardDual SIM (Micro-SIM, dual stand-by)
Processor TypeOcta-core
Model NumberE6533
capacity32 GB
 Xperia Z3+ telah resmi mendarat di Indonesia. Perangkat ini adalah smartphone kelas atas andalan baru dari Sony yang diluncurkan secara global pada akhir Mei lalu. 

Kompas Tekno sempat menggenggam Xperia Z3+dalam acara peluncurannya  di Jakarta, Rabu (24/6/2015) kemarin. Seperti apa kesan yang didapat? Ikuti penelusuran singkatnya berikut ini.

Tak berubah

Xperia Z3+ memiliki tampilan fisik yang mirip dengan model sebelumnya, Xperia Z3. Smartphone Xperia seri Z dari Sony hingga kini memang menganut konsel desain yang relatif tak berubah. Tetap bertahan dengan bentuk "kotak" yang cenderung kaku.

Ukuran dan resolusi layarnya pun sama, yakni 5,2 inci full-HD (1920x1080). Kualitas layar berjenis IPS LCD ini terbilang prima, dengan tampilan yang tajam dan warna-warna cerah. 

Kalau bukan karena sepasang grill speaker stereo yang dipindahkan dari tengah bezel di Xperia Z3 menjadi mepet ke pinggir, mungkin akan sangat sulit membedakan Xperia Z3+ dari pendahulunya itu dengan melihat tampang depan.Perbedaan lain adalah port micro-USB yang kini dibiarkan terbuka tanpa penutup kedap air pada Xperia Z3+.  
"Karena tidak memiliki penutup, pengguna tak perlu repot membuka tutup cover USB saat ingin mengisi baterai," sebut Direktur dan Kepala Pemasaran Sony Mobile Communications Indonesia Jason Smith saat berbicara di panggung acara peluncuran Xperia Z3+.Oik Yusuf/ Kompas.com Port micro-USB Sony Xperia Z3 dibiarkan terbuka (kiri), begitu pula dengan konektor jack audio 3,5mmKendati selalu terbuka, Smith meyakinkan bahwa port micro USB pada Xperia Z3+ tetap kedap air. Smartphone ini memang memiliki ketahanan terhadap air dan debu, dengan sertifikasi IP68.

Lubang konektor jack audio 3,5mm pada Xperia Z3+ juga tak ditutup cover, mungkin karena alasan praktis serupa.Oik Yusuf/ Kompas.com Penutup kedap air Sony Xperia Z3 melindungi slot SIM card dan micro-SDSatu-satunya penutup kedap air pada Xperia Z3+ bisa ditemukan melindungi slot micro-SD dan SIM card sekaligus. Dua komponen ini memang terbilang jarang diakses dibanding port USB dan audio.

Sony turut menanamkan tombol khusus kamera di sisi kanan Xperia Z3+, berdampingan dengan tombol pengatur volume dan tombol daya berbentuk bulat. 

Saat pengguna memakai Xperia Z3+ untuk memotret dengan orientasi landscape, tombol kamera ini jatuh tepat di bawah jari telunjuk tangan kanan sehingga bisa dipakai layaknya tombol shutter di kamera digital dengan mudah.Oik Yusuf/ Kompas.com Sisi kanan Xperia Z3 memuat tombol pengatur volume, tombol daya, dan tombol khusus untuk kameraCukup "tekan setengah" untuk melakukan autofokus, lalu "tekan penuh" untuk menjepret gambar. Tombol kamera juga bisa dipakai untuk memanggil aplikasi kamera dari layar homescreen.

Lebih bertenaga

Di sektor jeroan, Xperia Z3+ dimotori prosesor yang lebih bertenaga. Chip Snapdragon 801 pada Xperia Z3 kini telah diperbarui menjadi unit octa-core 64-bit Snapdragon 810. 

Namun, jumlah RAM pada Xperia Z3+ masih sama, yakni sebesar 32 GB yang dipadu media penyimpanan internal 32 GB (dukungan micro SD hingga 128 GB). 

Kamera Xperia Z3+ pun tetap bertahan dengan unit 20 megapiksel seperti pada Xperia Z3 yang dipasangkan dengan lensa "seri G" dan LED flash. Di bagian muka bertengger kamera sekunder dengan resolusi 5 megapiksel.Oik Yusuf/ Kompas.com Antarmuka kamera Sony Xperia Z3Satu hal yang perlu ditambahkan, Xperia Z3+ di Indonesia memilki dua slot nano-SIM card. Karena itulah, di belakang namanya ditambahi embel-embel "dual". 

"Tambahan slot SIM card kedua ini terbilang unik karena tak semua ponsel flagshipmenyediakannya," ujar Smith saat memberikan presentasi mengenai Xperia Z3+.

Ada sebuah permasalahan mengenai Xperia Z3+ yang banyak mengemuka di internet, yakni suhu operasional yang lekas meningkat sehingga perangkat jadi tidak stabil. Ketika ditemui usai acara, Smith membenarkan adanya problem ini.

"Memang, wajar saja bahwa chip berkinerja tinggi dalam Xperia Z3+ (Snapdragon 810) berjalan cukup panas," katanya sedikit berkilah. "Tapi tenang saja, kami akan meberikan update software yang akan meredam masalah tersebut."